Sunday, July 29, 2012

Tutorial RFID RDM630 dengan Mikrokontroler










Sebelumnya saya juga pernah memposting tentang RFID tipe ID20 (bisa juga untuk ID12) pada Tutorial RFID dengan Mikrokontroler. Bedanya RDM630 dengan ID20 dan ID12 adalah pada jarak pembacaan data, kalau pada ID20 data bisa dibaca sampai data 16cm, ID12 bisa sampai 8cm, sedangkan RDM630 ini paling jauh sekitar 1cm. Selain itu juga berbeda pada data yang dikirim, jika pada ID20 dan ID12 data yang dikirim selalu diakhiri dengan ENTER atau chr(13) sehingga pembacaan data bisa diakhiri dengan diterimanya ENTER, sedangkan pada RDM630 data tidak diakhiri dengan ENTER sehingga pembacaan data bisa diakhiri dengan menghitung banyaknya data yang sudah masuk atau sampai tidak diterima data atau kosong.


Konfigurasi PIN pada RDM630 adalah sebagai berikut:




Ada dua tipe data yang bisa dibaca, yaitu TTL dan WIEGAND, pada contoh ini yang akan dibahas adalah pembacaan data TTL. Untuk detail lengkap RDM630 bisa dilihat pada datasheet.



Read more >>

Tutorial Seven Segment dengan Bascom AVR




Sebelumnya saya sudah pernah memposting tentang Tutorial Seven Segment dengan CodeVision AVR dan Tutorial Seven Segment dengan AVR GCC (winAVR), untuk mengetahui tentang Seven Segment itu sendiri bisa dilihat pada postingan sebelumnya tersebut.





Kali ini saya akan memberikan tutorial untuk menampilkan display angka pada Seven Segment dengan program BASCOM AVR.





Rangkaian skematiknya sbb:





Read more >>

Friday, March 2, 2012

Tutorial Jam Digital dengan RTC DS1307 Menggunakan CodeVision AVR


Sebelumnya sudah pernah saya posting tentang RTC DS1307 juga pada Tutorial Jam Digital dengan Bascom AVR, sedikit teori dan datasheet RTC DS1307 dapat dilihat pada postingan tersebut.





Pada tutorial kali ini saya akan memberikan contoh program jam digital dengan RTC DS1307 menggunakan bahasa pemrograman CodeVision AVR. Jam digital tersebut akan menampilkan tanggal dan waktu pada LCD dan port serial atau Hyperterminal.



 




Rangkaian skematik untuk tutorial jam digital ini sbb:





 

Read more >>

Monday, February 27, 2012

Tutorial Komunikasi I2C (Inter-Integrated Circuit) Antar Mikrokontroler dengan Bascom AVR




I2C merupakan salah satu bentuk komunikasi serial pada mikrokontroler yang menggunakan dua pin atau disebut juga two-wire interface, yaitu pin SDA (data) dan SCL (clock). Berbeda dengan SPI yang mempunyai MASTER dan SLAVE yang harus dibedakan, pada I2C semuanya bertindak sebagai MASTER atau MULTI-MASTER SERIAL. 


Pada tutorial ini saya akan memberikan contoh sederhana untuk komunikasi serial I2C antar dua mikrokontroler dengan bahasa pemrograman BASCOM AVR.






Rangkaian skematiknya sebagai berikut:





Read more >>

Sunday, February 26, 2012

Tutorial Komunikasi SPI (Serial Peripheral Integrated) Antar Mikrokontroler dengan Assembler




SPI (Serial Peripheral Integrated) memungkinkan kecepatan tinggi untuk transfer data sinkron antara AVR dan perangkat periferal atau antara beberapa perangkat AVR. Pada sebagian besar SPI digunakan untuk In System Programming (ISP). Interkoneksi antara dua perangkat SPI selalu terjadi antara perangkat MASTER dan perangkat SLAVE. Dibandingkan dengan beberapa perangkat periferal seperti sensor yang hanya dapat berjalan dalam modus SLAVE, SPI AVR dapat dikonfigurasi untuk kedua modus MASTER dan SLAVE.   






Pada tutorial kali ini saya berikan contoh antarmuka mikrokontroler dengan SPI menggunakan bahasa Asembler, dengan software AVR studio atau winAVR. Sebelumnya sudah pernah saya posting tentang AVR Studio juga pada Tutorial LCD dengan AVR GCC  dan  Tutorial Led dan Keypad dengan Assembler






Rangkaian komunikasi SPI untuk tutorial ini sbb:



















Read more >>

Tutorial Seven Segment dengan AVR GCC / winAVR




Sebelumnya saya sudah pernah memposting tentang Tutorial Seven Segment dengan CodeVision AVR, untuk mengetahui tentang Seven Segment itu sendiri bisa dilihat pada postingan sebelumnya tersebut.





Kali ini saya akan memberikan tutorial untuk menampilkan display angka pada Seven Segment dengan program AVR Studio atau winAVR.





Rangkaian Skematiknya sbb:







Read more >>

Tutorial Dot Matrix Display dengan CodeVision AVR



Sebelumnya saya sudah pernah membuat posting Tutorial Dot Matrix dengan Bascom AVR, jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang dot matrix itu sendiri bisa dipelajari di posting sebelumnya tersebut.



Pada posting kali ini saya hanya akan menampilkan karakter dalam bentuk angka 0-9 dalam satu buah dot matrix 5x7.




Rangkaian skematiknya sebagai berikut:











Read more >>

Friday, November 25, 2011

Tutorial Seven Segment dengan CodeVision AVR




Seven Segment adalah komponen yang terdiri dari tujuh led yang tersusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menampilkan angka 0-9 dan titik atau koma. Seven Segment seperti led pada umunya memiliki berbagai macam tampilan warna, yaitu merah, kuning, hijau, dsb dan berbagai macam ukuran.


Seven segment berdasarkan input logikanya terbagi menjadi dua macam, yaitu Common Anoda (input logika 0) dan Common Cathoda (input logika 1).


Hal yang perlu diperhatikan dalam setiap komponen seven segment adalah pin-pin pada yang mewakili urutan segmentnya (A-G dan titik), karena tidak semua seven segment sama urutannya walaupun sama ukurannya.





Salah satu contoh urutan kaki pada seven segment adalah sbb:


 




Read more >>

Thursday, November 24, 2011

Tutorial Telemetri 2.4 GHz dengan XBEE (ZigBee)




Telemetri atau komunikasi data tanpa kabel (wireless) merupakan cara yang efektif untuk komunikasi jarak jauh tanpa harus terganggu dengan jalur kabel yang panjang. Modul telemetri pun beragam, ada yang menggunakan komunikasi serial (seperti XBee, YS-1020, TLP-RLP 434) dan SPI (RFM01-RFM02, RFM12). Modul telemetri juga menggunakan sistem modulasi yang berbeda seperti ASK, FSK, PSK, dsb. Contoh telemetri dengan SPI telah saya bahas pada Tutorial RFM01-RFM02.





Modul X-Bee atau ZigBee ini menggunakan komunikasi serial dengan modulasi FSK (Frequency Shift Keying) dengan frekuensi 2.4 GHz. Jangkauan XBee mencapai 30 meter indoor dan 100 meter outdoor, sedangkan XBee-Pro 100 meter indoor dan 1500 meter outdoor. Tentunya jangkauan tersebut akan lebih efektif jika menggunakan antenna khusus XBee, seperti ini:




XBee juga merupakan salah satu modul telemetri yang dapat berfungsi sebagai RX dan TX sekaligus atau dapat melakukan komunikasi dua arah. Komunikasi serial  pada modul XBee ini sama dengan cara mengirim dan menerima data seperti komunikasi serial biasa. 



Read more >>

Wednesday, November 23, 2011

Tutorial Komunikasi Serial dengan Code Vision


Sebelumnya saya sudah menjelaskan Tutorial Komunikasi Serial dengan AVR GCC dan untuk Tutorial Komunikasi Serial dengan Bascom AVR dapat dilihat diartikel tentang Tutorial RFID with Microcontroller, sekarang saya akan menjelaskan Tutorial Komunikasi Serial dengan Code Vision. Jika Anda pemula dan ingin belajar dari awal tentang Code Vision bisa dilihat pada Tutorial Menampilkan LCD.





Rangkaian skematik simulasi dengan proteus untuk tutorial ini adalah sbb:












Simulasi tersebut juga bisa di download disini.



Read more >>

Saturday, October 29, 2011

Tutorial Keypad 4x4 dengan AVR GCC




Berikut ini saya akan memberikan sedikit tutorial Keypad Matriks 4x4 dengan AVR GCC. Kalau belum kenal dengan AVR GCC dan cara menggunakannya, bisa dipelajari tutorial sebelumnya Tutorial LCD Display with AVR GCC





Keypad Matriks ini akan ditampilkan datanya pada LCD 16x2 dengan skematik sebagai berikut:











Read more >>

Saturday, October 22, 2011

Tutorial RFM01 (RX) dan RFM02 (TX) dengan CodeVision AVR


RFM01 (TX) dan RFM02 (RX) merupakan RF Transmitter-Receiver dari Hope RF dengan modulasi FSK dan akses data SPI atau paralel. RFM01 dan RFM02 ini hanya dapat melakukan komunikasi satu arah. Untuk versi yang lebih update ada RFM12 yang merupakan Transceiver atau dapat menjadi RX sekaligus TX, sehingga dapat melakukan komunikasi 2 arah. Hanya saja saya belum pernah ber-eksperimen dengan RFM12, walaupun pada dasarnya rangkaian dan programnya tidak jauh berbeda :D. Oke, saya jelaskan yang pernah saya coba saja kalau begitu :p.





Keterangan pin-pin pada RFM01 (A) dan RFM02 (B) adalah sbb:





Read more >>

Tutorial RFID with Microcontroller




RFID atau Radio Frequency Identifier terdiri dari dua bagian, yaitu RFID Reader dan RFID Tag. RFID Reader berfungsi untuk membaca identitas yang ada pada RFID Tag. RFID tag berisi identitas unik sehingga tidak ada identitas tag yang sama, bentuk RFID tag dapat berupa sebuah kartu atau button.


Jenis RFID yang saya bahas kali ini adalah RFID pasif atau memerlukan power supply dari luar, yang bentuknya seperti gambar disamping. Serinya terdiri dari ID-20, ID-12 dan ID-2.


Datasheet lengkapnya dapat di download disini.





Gambar skematik untuk rangkaian RFID driver adalah sebagai berikut:







Read more >>

Friday, September 30, 2011

Tutorial Komunikasi Serial dengan AVR GCC / winAVR (Tutorial Serial Communication with AVR GCC / winAVR)




Berikut ini saya akan memberikan tutorial untuk mengirimkan data serial dari mikrokontroler ke komputer dan menerima data serial dari komputer ke mikrokontroler, menggunakan bahasa C dengan compiller AVR GCC atau winAVR.





Rangkaian skematik untuk IC MAX232 sebagai pengkonversi tegangan antara mikrokontroler dan port serial komputer, sebagai berikut:


max232



Read more >>

Tutorial Sensor Suhu dan Kelembaban SHT11 dengan Bascom AVR






Sensor SHT11 merupakan sensor yang dapat mendeteksi suhu dan kelembaban dengan range -40 sampai 123.8 derajat Celcius atau -40 sampai 254.9 derajat Fahrenheit, dan 0 sampai 100 %RH.





Ada dua pin yang digunakan pada SHT11 untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler, yaitu pin SCK dan pin DATA. Pin SCK berfungsi untuk mensinkronisasikan komunikasi antara SHT11 dan mikrokontroler, sedangkan pin DATA berfungsi untuk mentransfer data in dan out pada SHT11.






Rangkaian skematik sensor SHT11 ini sebagai berikut:




 skematiksht11



Read more >>

Monday, August 22, 2011

Tutorial Web Server NM7010A untuk Menampilkan Data Tegangan




Saya akan memperkenalkan sedikit aplikasi dengan NM7010A-LF yang dapat berfungsi sebagai Web Server, sehingga data dari mikrokontroler dapat langsung diakses pada jaringan internet dengan memanggil alamat IP dan website tanpa harus terhubung dengan komputer terlebih dahulu. Pada contoh yang akan saya jelaskan ini menggunakan metode TCP (Transmission Control Protocol) untuk pengiriman data pada jaringan.





Jika digambarkan maka blok diagramnya seperti ini:




Sensor --> Mikrokontroler <---> NM7010A <---> Internet





Pada aplikasi ini data yang akan ditampilkan pada website adalah data tegangan dari potensiometer. Rangkaian utama yang terdiri dari ATMega32, LCD 16x2, NM7010-A, potensiometer, dan 3 buah led adalah sebagai berikut:



Read more >>

Thursday, July 7, 2011

Tutorial Mengirim SMS dengan Mikrokontroler dan HP (Send SMS with Microcontroller and HP)








Sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang tutorial mengirim dan menerima SMS dengan mikrokontroler dan modem GSM, sekarang saya akan membahas tutorial SMS dengan mikrokontroler juga tetapi menggunakan handphone sebagai modem. HP yang saya gunakan adalah Siemens C55. Bisa juga menggunakan HP siemens C45, M55, atau HP lainnya yang dapat digunakan sebagai modem. Bentuk HP Siemens C55 adalah sbb:









Read more >>

Wednesday, June 22, 2011

Tutorial Mengirim dan Menerima SMS dengan Wavecom Fastrack dan Mikrokontroler (Send and Receive SMS with Wavecom Fastrack and Microcontroller)




Sekarang jamannya serba otomatis dan praktis, apa-apa tinggal SMS :D heheee, termasuk aplikasi SMS dengan mikrokontroler ini, yang sangat berguna sebagai pemantauan, peringatan, pengendali, atau aplikasi jarak jauh lainnya. Misalnya, pengendali pintu jarak jauh; peringatan jika ada kebakaran atau kebocoran gas di rumah; pemantauan suhu, kelembaban, sensor gas, atau sensor-sensor lainnya; atau untuk mesin penjawab telepon otomatis; dan sebagainya.





Modem yang saya gunakan untuk aplikasi SMS atau Short Message Service ini adalah modem GSM Wavecom Fastrack yang bentuknya seperti ini:


 


Kelebihannya modem GSM ini adalah, jika ingin mengirimkan data tidak lagi bentuk PDU yang rumit, cukup dengan perintah pengiriman data serial biasa pada mikrokontroler, selanjutnya akan dijelaskan berikut ini.



Read more >>

Sunday, June 19, 2011

Tutorial Antarmuka Mikrokontroler dan Komputer dengan Visual Basic (Interface Microcontroller and Computer with Visual Basic)




Visual Basic dapat digunakan untuk aplikasi akuisisi data dengan database dan chart, absen, menerima dan mengirim data, yang semuanya terhubung dengan port serial. Sebelum mengembangkan aplikasi lebih jauh, sekarang saya akan memberikan tutorial cara menampilkan data yang diterima pada port serial dengan Visual Basic. 





Data dikirimkan melalui mikrokontroler ke port serial komputer melalui IC MAX232 yang berfungsi sebagai pengubah level tegangan TTL dari mikrokontroler menjadi level tegangan RS232 pada port serial komputer, dan sebaliknya untuk mengubah dari tegangan RS232 menjadi tegangan TTL mikrokontroler. Rangkaiannya seperti ini:





Read more >>

Saturday, June 18, 2011

Tutorial Membuat Password dengan Visual Basic 6 untuk StartUp




Visual Basic 6 memang sudah ketinggalan jaman mungkin dibandingkan sekarang dengan Visual Basic Net yang sudah sampai tahun 2010. Walaupun begitu peminat VB6 ini masih banyak, terutama untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir, karena bahasanya mudah untuk dipelajari dan softwarenya ringan. Pada beberapa tutorial berikutnya pun saya akan membuat aplikasi VB6 ini untuk akuisisi data, absen, ethernet, server client, dsb. Nah, sebelum lebih jauh mempelajarinya untuk para pemula saya beri tutorial dasar pengenalan VB6 ini dengan membuat password.





Sekarang buka software VB6, pilih Start --> All Programs -->  Microsoft Visual Basic 6.0 --> Microsoft Visual Basic 6, kemudian pilih Standard EXE:


 



Read more >>